Kakap merah LJB

 
Lutjanus bohar
TL 31,1 cm

Ciri tubuh:

  • Baris sisik memanjang di atas gurat sisi berposisi miring
  • Tonjolan gigi vomerin yang tidak memanjang ke belakang
  • Takik preoperculum tidak nampak jelas
  • Lubang hidung berada dalam lekuk yang menonjol

Warna:

Merah kecokelatan gelap, sebagian besar ikan memiliki sirip yang tepinya berwarna gelap.

Ukuran:

TL hingga 75 cm.

Penyebaran:

Indo-Pasifik Barat di perairan tropis.

Habitat:

Terumbu karang, laguna tertutup, dan terumbu luar, dari kedalaman 5 hingga setidaknya 150 m.

Biologi:

Kebanyakan memangsa ikan, tetapi juga krustasea, sefalopoda, dan moluska lain. Kakap merah biasanya menyendiri, tetapi kadang-kadang ditemukan membentuk kelompok. Spesies yang tumbuh lambat, di perairan Papua Nugini, kedewasaan betina pertama kali diamati pada FL 37 cm, dengan sebagian besar betina dewasa pada FL 45,0 cm.1 Di Karang Penghalang Besar, betina ditemukan dewasa pada usia yang jauh lebih tua dan ukuran yang lebih besar daripada jantan, dengan 50% individu mencapai kedewasaan pada panjang 42,8 cm untuk betina dan 30,0 cm untuk jantan. Ini setara dengan usia 9,39 tahun untuk betina dan 1,46 tahun untuk jantan.2 Pemijahan telah diamati terjadi di sebagian besar bulan dalam setahun.2 Kakap merah adalah spesies berumur panjang, namun perkiraan usia maksimum bervariasi dari 38 hingga 55 tahun.2 Variasi dalam perkiraan usia diduga karena pengambilan sampel pada rentang kedalaman yang berbeda, menunjukkan kakap yang umurnya lebih panjang hidup di perairan yang lebih dalam.2

Perikanan:

Paling sering tertangkap menggunakan pancing ulur dan alat tangkap rawai dalam.

Spesies serupa:

 
Lutjanus argentimaculatus
Selar bakau
Lutjanus argentimaculatus
Lutjanus argentimaculatus dikatakan berbeda karena memiliki baris sisik memanjang yang sebagian besar horizontal, dengan beberapa baris yang naik miring di atas gurat sisi (vs berposisi miring); lubang hidung tanpa lekuk yang menonjol (vs terdapat lekuk yang menonjol), dan tonjolan gigi vomerin yang memanjang di tengah (vs tidak memanjang ke belakang di tengah).
 
Lutjanus malabaricus
Kakap malabar
Lutjanus Marabaricus
Lutjanus malabaricus dikatakan berbeda karena memiliki baris sisik memanjang yang sebagian besar horizontal, dengan beberapa baris yang naik miring di atas gurat sisi (vs berposisi miring), dan lubang hidung tanpa lekuk yang menonjol (vs terdapat lekuk yang menonjol)
 
Lutjanus sebae
Kakap gajah
Lutjanus sebae
Lutjanus sebae dikatakan berbeda karena memiliki elemen dorsal 11,15–16 dan elemen anal 3,10; (vs 11,13–14 dan 3,8) takik preoperculum cukup besar (vs tidak nampak jelas), dan spesies muda dan yang hampir dewasa berwarna putih dengan tiga garis merah hingga coklat tua (vs garis gelap diagonal dari mata ke pangkal sirip punggung dan garis hitam di atas tangkai sirip ekor).

Tautan eksternal:

FishBase
The IUCN Red List of Threatened SpeciesTM

Referensi:

  1. 1.
    Wright A, Dalzell P, Richards A. Some aspects of the biology of the red bass, Lutjanus bohar (Forsskal), from the Tigak Islands, Papua New Guinea. Journal of fish biology [Internet]. 1986;28(5):533–44. Diakses dari: https://doi.org/10.1111/j.1095-8649.1986.tb05191.x
  2. 2.
    Marriott R, Mapstone B, Begg G. Age-specific demographic parameters, and their implications for management of the red bass, Lutjanus bohar (Forsskal 1775): a large, long-lived reef fish. Fisheries Research [Internet]. 2007;83(2–3):204–15. Diakses dari: https://doi.org/10.1016/j.fishres.2006.09.016